Selasa, 11 Oktober 2016

Ada Apa di Bali’s Sister Islands

Nama Nusa Penida memang masih terdengar asing bagi sebagian besar orang. Begitu pula Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Dikenal sebagai Bali’s Sister Islands, ketiganya bisa menjadi alternatif pilihan berlibur selama di Bali dengan tempat-tempat baru anti mainstream.

Untuk menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan aksesnya tidaklah sulit. Setiap hari terdapat fast boat yang berangkat dari Sanur pada pagi dan sore hari dengan lama tempuh sekitar 30 menit. Sementara Nusa Ceningan bisa dicapai dari Nusa Lembongan setelah melewati jembatan gantung yang menghubungkan keduanya.

Saat mengunjungi Nusa Penida, paling tidak ada 3 tempat ikonik yang harus didatangi agar benar-benar merasakan aura eksotis daratan Penida. Dimulai dari Broken Bay atau sering disebut Pasih Uug oleh penduduk setempat. Berlokasi di sisi barat pulau, Broken Bay menawarkan pemandangan ikonik berupa tebing dengan lubang besar ditengahnya dan pantai berpasir putih di bagian bawahnya. Lalu Angel Billabong yang berada persis di sebelah Broken Bay. Sebuah laguna cantik berair hijau toska dikelilingi tebing karang tinggi. Dan yang terakhir Kelingking Beach, spot untuk melihat bukit-bukit hijau menghadap birunya Samudera Hindia.

Broken Bay, Nusa Penida

Angel Billabong, Nusa Penida

Selain daratannya yang eksotis, keindahan bawah laut Nusa Penida juga tidak perlu diragukan lagi. Di Chrystal Bay, hanya dengan snorkeling beberapa meter dari pinggir pantainya, sudah bisa melihat hamparan terumbu karang cantik bewarna-warni. Tapi jika memiliki diving licensed, Chrystal Bay adalah spot menyelam terbaik untuk “berburu” mola-mola si ikan purba. Ikan yang berbentuk pipih-lonjong ini biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya bersembunyi di laut dalam. Barulah sekitar Bulan Juli hingga Oktober mola-mola akan muncul ke perairan dangkal untuk membersihkan diri.

 Diving

Bertemu mola-mola sepanjang 1.8 m

Spot lain yang tidak boleh terlewat adalah Manta Point, tempat dimana banyak manta liar berenang bebas. Sebetulnya tanpa menyelam pun kita sudah bisa berenang bersama manta asalkan mahir melakukan free dive.

Berpindah pulau, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan hadir dengan pesona tersendiri. Siapa yang tidak tergoda melihat keindahan pantai-pantai perawan di Nusa Lembongan, sebut saja pantai Dreambeach yang berpasir putih halus bak bedak bayi dan dengan gradasi biru laut yang menawan. Membuat siapapun ingin segera menceburkan diri di pantainya yang tidak berombak atau sekedar bersantai menikmati hari di bawah rimbunan pohon kelapa tak jauh dari bibir pantainya.

Dream Beach, Nusa Lembongan

Sementara Nusa Ceningan lebih menawarkan kegiatan ekstrim memacu adrenalin dan menantang keberanian, seperti meloncat dari atas tebing karang tinggi menuju laut lepas atau lebih dikenal “cliff jumping”. Aktivitas ini bisa dilakukan di sekitaran Blue Lagoon dengan 3 macam level ketinggian, mulai dari 8 m, 9 m, dan paling tinggi 13 m. Tentunya melakukan cliff jumping di Nusa Ceningan bisa menjadi kenangan tersendiri sekaligus salah satu pengalaman paling berkesan selama berada di Bali’s Sister Island.


Cliff Jumping di Nusa Ceningan


Instagram : @williamkellye
#AirportID #eijogja16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar