Kamis, 04 Januari 2018

Kuang Si Waterfall: Air Terjun Terindah



Ada banyak alasan mengapa orang pergi jalan2. Dan alasan utama gue pergi ke Laos adalah untuk mengunjungi Kuang Si Waterfall.


Gue sering banget denger banyak orang yang menyebut Kuang Si ini sebagai salah satu air terjun terindah di dunia. Banyak juga travel blog di internet yang mengamininya. Tapi seeing is believing. Supaya percaya, gue mesti datang kesana dan melihat dengan mata kepala sendiri.

Kuang Si Waterfall dapat dicapai 1 jam berkendara dari Luang Prabang. Kota cantik yang masuk dalam list UNESCO World Heritage Site karena budaya, arsitektur, dan sejarahnya.


Dari Luang Prabang, kita bisa naik tuk2, ikutan one day tour, atau sewa sepeda motor 120rb kip seharian seperti yg gue lakukan. Gue pilih sewa motor supaya lebih fleksibel, enggak pake dijatah waktu, jadinya bisa lebih puas. Gak usah takut nyasar soalnya petunjuknya banyak dan jelas.

Jalan utama menuju Kuang Si lumayan bagus meski kadang2 ada bolong2 mautnya. Di beberapa titik berdebu parah sampai gue kelilipan dan batuk2. Tapi itu semua nantinya setimpal dengan keindahan Air Terjun Kuang Si.


Sebelum memasuki kawasan utama air terjun, kita bakal melewati daerah pelestarian beruang madu. Di Laos sendiri, beruang madu banyak diburu lalu dipelihara untuk diambil cairan empedunya yang konon berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit. Sehingga dibangunlah suaka ini untuk pelestarian beruang madu.


10 menit berjalan dari kandang beruang madu maka tibalah gue di kolam pemandian pertama. Lokasinya tidak terlalu besar, dengan sebuah air terjun di tengahnya. Tapi warna air kolamnya yang hijau toska sudah manggil2 supaya gue cepet2 nyebur dan segera berenang-renang ganteng.


Beruntung gue dateng pagi2, jadi belum banyak turis yang dateng. Gue bisa melalukan apa aja serasa ini kolam milik pribadi.

Beranjak ke kolam pemandian kedua, air terjunnya lebih besar dan lebih deras. Beberapa kali gue nyaris jatuh terdorong aliran airnya yang kencang. Tapi pemandangan sekelilingnya bener2 yahud. Langsung menyegarkan pikiran dan mata gue.



Di kolam pemandian ketiga, gue langsung jatuh cinta dengan Kuang Si Waterfall. Sungguh spektakuler pemandangan yang ditawarkan. Sebuah air terjun yang besar dan luas, serta sekelebat hutan hujan tropis di belakangnya. Benar2 indah.


Berjalan menuju air terjun utama, gue melewati beberapa kolam pemandian lainnya.


Semua memiliki ciri khasnya masing2. Tidak ada yang mirip satu dengan lainnya.



Puncaknya saat tiba sampai di Air Terjun Utamanya.


Inilah yang disebut breathtaking view. Melihat pemandangan yang saking indahnya sampai2 hati jadi tercekat dan sulit bernapas.


Tidak sia2 gue menempuh perjalanan 10 jam naik bus malam dari Vientiane ke Luang Prabang, dan dilanjut naik motor sampai pantat tepos ke Kuang Si Waterfall.

@williamkellye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar