Tampilkan postingan dengan label Mexico. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mexico. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Mei 2016

Jalan - Jalan di Cancun, Meksiko

Pantai merupakan daya tarik utama wisatawan datang ke Cancun. Pasir pantai putih halus bak bedak bayi dipadu pesona laut karibia yang menawan, membuat siapapun betah berlama-lama tinggal disana. Oleh orang Amerika sendiri, Cancun sering dijadikan kota tujuan Bachelor Party karena memang tempatnya pas banget buat ritual sedikit dugem sedikit dijemur.

 
Public beach, Playa Ballenas

Sayang, pantai cantik di Cancun sudah dikomersialisasi berlebihan oleh resort-resort terkenal. Kalau bukan tamu hotelnya, kita dilarang numpang lewat buat sekedar masuk ke pantainya. Alhasil saya mesti berenang di pantai umum yang mencari pintu masuknya setengah mati karena letaknya nyempil tersembunyi.

Public beach, Playa Delfines

 
Sunset di Playa Delfines

 
Playa Delfines, salah satu pantai terbaik di Cancun

Buat orang Indonesia, kalau mau ke Meksiko mesti pakai visa, kecuali jika mempunyai valid US Visa multiple entry. Waktu itu saya cukup menujukkan valid visa US di loket imigrasi terus langsung diperbolehkan masuk tanpa banyak ditanya.

Bandara di Cancun tidaklah bagus-bagus amat bahkan wifinya saja pakai bayar. Dari bandara, central terminal di pusat kota Cancun bisa dicapai menggunakan ADO Bus dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Sementara untuk transportasi dalam kota, andalannya berupa bus kota yang bentuknya 11-12 dengan metromini ibukota. Sama-sama tidak berpendingin udara, berbangku plastic, dan kadang suka banyak pengamen naik. Bedanya, sopir bus disana sudah teratur, hanya berhenti di halte bus. Jauh dekat 10.5 peso.

Cancun bukanlah kota yang besar, hanya terdiri dari daerah downtown dan daerah hotel zone. Penginapan murah banyak tersebar di daerah downtown sedangkan daerah hotel zone, lebih dikhususkan untuk resort-resort elit yang jejeran hotelnya mengingatkan saya akan the strip di Las Vegas. Bedanya kalau di Vegas kita bisa nonton konser Celine Dion di Cesar Palace, kalau di Cancun kita dihibur Beyonce palsu di Coco Bongo, klub malam paling hits seantero Cancun raya.

 
Deretan resort-resort terkenal di Cancun

 
Public beach, Playa Caracol

 
Public beach, Playa Caracol

Selain pantai dan hiburan malam, Cancun juga terkenal akan cenote dan sungai bawah tanahnya (underground river). Cenote adalah mata air yang terbentuk akibat runtuhnya batuan kapur jutaan tahun lalu. Ada ribuan cenote tersebar di Semenanjung Yucatan namun hanya beberapa yang terkenal dan sudah dikomersialisasi. Salah satunya Cenote Hubiku yang sempat saya kunjungi dalam perjalanan menuju Chichen Itza.

 
Cenote Hubiku, dikunjungi dalam perjalanan menuju Chichen Itza

Sedangkan untuk sungai bawah tanahnya, salah satu tempat terkenal berada di Xcaret, semacam eco-friendly park kebanggaan orang Meksiko. Disana kita bisa berenang di sungai bawah tanah yang diujungnya bermuara langsung di sebuah laguna cantik. Malamnya bisa lanjut nonton Xcaret Mexico Spectacular, semacam pertunjukan broadway rasa Meksiko.

 
Sungai bawah tanah di Xcaret

 
Cukup gelap di dalam sungai bawah tanah

 
Pertunjukkan Xcaret Mexico Spectacular

 
Pertunjukkan broadway rasa Meksiko

 
Salah satu pertunjukan terkeren yang pernah saya tonton

Kalau bosan dengan suasana Cancun, bisa melipir ke Tulum, sebuah kota cantik di pinggir pantai. Konon katanya pantai di Cancun adalah salah satu yang terindah di dunia, dengan pesona Laut Karibia bewarna hijau toska, pasir pantai lembut bak bedak bayi, dan reruntuhan kuno eksotis di atas tebing karang. Terletak 130 km dari Cancun, Tulum dapat ditempuh 2.5 jam perjalanan menggunakan ADO Bus dari downtown terminal. Harga tiket busnya 136 peso sekali jalan atau sekitar 250rb PP.

 
Pantai di Tulum

 
Reruntuhan kuno di Tulum, situs arkeologi kuno nomor 3 paling banyak dikunjungi di Meksiko setelah Teotihuacan dan Chichen Itza

 
Reruntuhan kuno di Tulum. Cuaca sangat panas disana, jangan lupa membawa topi atau payung

Dan pastinya, berkunjung ke Cancun tidak akan lengkap kalau belum sempat berkunjung ke Chichen Itza, sebuah situs arkeologi kuno peninggalan Suku Maya dan nomor 2 paling banyak dikunjungi di Meksiko setelah Teotihuacan. Situs ini mulai naik daun sejak terpilih sebagai the new seven wonder pada tahun 2007. Sebelumnya, situs ini juga sudah pernah tercatat sebagai salah satu dari Unesco World Heritage Site di tahun 1988.

 
Chichen Itza

 
Piramida El Castillo atau the temple of Kukulkan



@williamkellye

Kamis, 12 Mei 2016

Jalan - Jalan di Chichen Itza, Meksiko

2 minggu jalan-jalan di Meksiko, saya berpendapat kalau apa yang ada di Meksiko bisa dilihat di Indonesia. Tetapi apa yang ada di Indonesia, belum tentu ada disana kecuali Chichen Itza yang memang bagus-bagus amat.

Chichen Itza
Chichen Itza merupakan situs arkeologi kuno peninggalan Suku Maya dan nomor 2 paling banyak dikunjungi di Meksiko setelah Teotihuacan. Chichen itza mulai naik daun sejak terpilih sebagai The New Seven Wonders pada tahun 2007. Sebelumnya situs ini sudah pernah tercatat sebagai salah satu UNESCO World Heritage Site di tahun 1988.

Dari Cancun ada banyak pilihan paket tur ke Chichen Itza. Meski harga reguler kesana $109/orang, saya malah dapat $45/orang dengan sedikit tawar menawar, sudah termasuk jasa tour guide, transportasi, makan siang, dan tiket masuk ke Chichen Itza. Tentu saya merasa menang banyak secara tiket ADO Bus kesana hampir $40 PP, belum lagi plus-plus lainnya.

Begitu tiba di Chichen Itza, saya langsung disambut piramida raksasa nan megah. Disebut juga Piramida El Castillo atau the Temple of Kukulkan. Piramida tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat keagamaan tapi juga sebagai pusat astronomi. Masing-masing sisinya memiliki 91 anak tangga dan ditambah 1 anak tangga di bagian puncaknya, total berjumlah 365 anak tangga menandakan 365 hari dalam 1 tahun. Berbekal informasi ini, Suku Maya bisa memprediksi secara akurat pergantian musim sehingga tahu kapan waktu terbaik bercocok tanam. Melalui piramida itu pulalah penanggalan kuno Suku Maya dibuat, juga tanggal-tanggal penting keagamaan.

Chichen Itza. The Temple of Kukulkan or El Castillo
Temple of Kukulkan or El Castillo
Pyramid of El Castillo
Chichen Itza
Dulunya kita diperbolehkan untuk naik sampai ke puncak piramida. Tapi semenjak insiden meninggalnya seorang turis akibat terjatuh di tahun 2006, sudah tidak diperbolehkan lagi naik ke atasnya. Di sekeliling piramida bahkan telah dipasangi tali pembatas, jadi sekedar menyentuhnya pun sekarang tidak bisa.



Selain Piramida El Castillo, beberapa tempat lain yang mesti dikunjungi dalam kompleks diantaranya kolam persembahan "the Sacred Cenote", menara observatory "El Caracol", tempat pemujaan "Temple of Warriors", dan lapangan bola Meso-American terbesar di dunia "the Great Ball Court".

Entah mengapa cuaca di Chichen Itza itu lebih panas dari Pantura padahal letaknya jauh dari laut. Jadi kalau kesana, jangan lupa membawa topi atau payung. Kalau mau pergi sendiri tanpa ikutan tur, datanglah pagi-pagi sebelum hari mulai panas dan rombongan turis dari Cancun berdatangan.



Kota Tua Valladolid dekat Chichen Itza

Kota Tua Valladolid dekat Chichen Itza

Kota Tua Valladolid dekat Chichen Itza


@williamkellye 

Sabtu, 09 Januari 2016

One Day Trip to Chichen Itza, Mexico

Your trip to Cancun is incomplete without visiting the majestic ancient ruined of Chichen Itza. Situated 3 hours away from Cancun, there are plenty travel agent offering one day trip to visit this place. The official price is around $100, but somehow the travel agent in my hotel offered me for $49, and by a little bit bargaining, I booked it for $45, already included the bus, tour guide, visiting Maya Village, Lunch, swimming in Cenote Hubiku, entrance fee for Chichen Itza + guide, and city tour in Valladolid. If you want to go there by yourself, there is ADO Bus from downtown terminal to Chichen Itza cost for $30 return.

 
Visiting Cenote Hubiko on the way to Chichen Itza

Chichen Itza is the largest of the archaeological cities of Mayan civilization in the Yucatan Peninsula and second most visited archeological site in Mexico, after Teotihuacan. It was granted World Heritage Site status by UNESCO on 1988 then recently selected as one of the New Seven Wonders of the world on 2007. Opened daily from 9-5, the iconic structure in Chichen Itza complex is El Castillo or the temple of Kukulkan.

El Castillo or the temple of Kukulkan
El Castillo or the temple of Kukulkan
The pyramid was not only used for religious or ceremonial event, but also it was an astronomical site, which played huge part on Mayan Astronomy. The temple has 91 steps on each sides and 1 on top platform, total of 365 steps to represent 365 days a year, one step for each day. By having this knowledge, the Mayans could determine when would be the dry and wet season accurately so they knew the best time for farming.

Also twice a year, on the spring and autumn equinoxes, a shadow falls on the pyramid in the shape of serpent during sunset, inviting 10,000 – 20,000 tourists around the world witnessing this phenomena.

Another thing is, if you clap your hands at its base it echoes back an almost mechanical chirping sound that is very similar to the nearly extinct Quetzl bird that is sacred for the Mayans, just showcase the engineering advanced of the building. If the correct hand clapping technique used, you could hear the echoes of “Kukulkan”, this is where the temple gets its name.





I would highly suggest you to visit this place early in the morning, out of the hot sun, before the place packed by tourists, if you go by your own without a tour. If you come here on a day tour, don’t forget to bring plenty of water, wear sun block 110 SPF, and use umbrella since the site is super hot and dry, even in late afternoon. At last, best time visited this place are during spring and autumn equinoxes (March 20th and Sept 22nd) when you can see the incredible shadow serpent of El Castillo. Also don't forget to pay a visit to an old town of Valladolid, just few miles away from Chichen Itza. 
Adios.

  
Short visit to old town of Valladolid nearby Chichen Itza
Church in Valladolid

@williamkellye

JALAN - JALAN DI SEOUL KOREA - PART 1

Kalau ditanya pilih Jepang atau Korea, saya pilih Jepang. Tapi kalau ditanya pilih Tokyo atau Seoul, jelas saya pilih Seoul! Saya bukan...