Selasa, 19 April 2016

Tips Jalan - Jalan di Jepang

Setiap kali jalan-jalan, baik solo traveling maupun jalan bareng teman, saya selalu mengurus semuanya sendiri. Dan setiap itu pula-lah saya selalu didaulat untuk membuat itinerary, menghitung bujet, serta mengurus printilan-printilan lainnya. Bisa dibilang merancang itinerary itu gampang-gampang susah asalkan kita mau mencari dan membaca referensi. Kurangnya riset bisa berakibat fatal: banyak destinasi wisata terlewat, atau bisa jadi jalan-jalan semahal harga tur. Padahal tujuan utama kita pergi sendiri tidak lain untuk menghemat biaya perjalanan serta jadwal yang lebih fleksibel.


Berbekal pembelian tiket pesawat impulsif dari jauh-jauh hari, berangkatlah saya dengan 2 teman jalan saya ke Jepang. Total 10 hari kami akan berada di Jepang dengan mengunjungi 4 kota : Tokyo, Kyoto, Nara, dan Osaka. Meski rutenya terbilang rute standar, tapi sedikit banyak memberi kesan mendalam bagi kami terhadap Jepang. Semoga beberapa tips berikut bermanfaat.




Itinerary
Day 1 : Jakarta – Kuala Lumpur – Haneda. Bermalam di Haneda.
Day 2 : Tokyo City Tour (Asakusa – Ueno Park – Akihabara – Odaiba – Ginza)
Day 3 : Tokyo City Tour (Shinjuku – Harajuku – Yoyogi Park – Shibuya – Tokyo Tower – Roppongi – Tokyo Skytree)
Day 4 : Disneysea. Tokyo – Kyoto (By Willer Bus)
Day 5 : Kyoto City Tour (Fushimi Inari, Kinkakuji, Kyoto Imperial Palace, Gion)
Day 6 : Kyoto City Tour (Arashiyama, Nijo-jo Castle, Kiyomizudera Temple)
Day 7 : Kyoto – Osaka (By Shinkansen) & Osaka – Nara (By Kintetsu Nara Line). Nara City Tour (Kohfukuji Temple, Todaiji Temple, Himuro Shrine, Nara Park)
Day 8 : Universal Studios Osaka
Day 9 : Osaka City Tour (Kaiyukan, Osaka Castle, Sakura River Cruise, Dotonburi, Okawa River Cruise Sakura, Natural Open Air Hot Spring Spa Suminoe)
Day 10 : Osaka City Tour (Umeda Sky Building, HEP Five Ferris Wheel) & Osaka – Kuala Lumpur - Jakarta



Transportasi di Tokyo
Subway merupakan cara yang paling mudah dan efisien untuk menjelajahi Tokyo. Memang rute kereta di Tokyo sedikit ruwet tapi kalau sudah tahu “triknya”, jadi benar-benar gampang.

Secara garis besar Tokyo Subway dilayani oleh beberapa provider kereta, diantaranya :
- Toei Line (4 jalur kereta)
- Tokyo Metro Line (9 jalur kereta)
- JR Yamanote Line (dengan rute melingkar)
- Beberapa Private Railways seperti Keikyu Line (melayani rute Haneda – Tokyo) dan Yurikamome Line (melayani rute Tokyo – Odaiba).

Intinya, jika kita membeli tiket individual Tokyo Metro Line, tiket tersebut hanya bisa dipakai keluar masuk Metro Station, tidak bisa untuk JR Yamanote Line atau Toei Line.

Karena harga tiket individual lumayan mahal, lebih baik menggunakan daily pass, selain lebih murah juga tidak perlu buang-buang wanktu antri di vending machine. Berikut ini macam-macam daily pass di Tokyo:
- Tokunai Pass (750 yen)
Penggunaan tidak terbatas kereta JR (JR Yamanote Line) di Tokyo dalam 1 hari. Rutenya melingkar dan melewati hampir semua destinasi wisata di Tokyo kecuali Roppongi dan Asakusa. Tokunai Pass tidak bisa digunakan untuk masuk ke Tokyo Metro Line atau Toei Line. Tidak bisa digunakan juga untuk ke Odaiba (mesti menggunakan Yurikamome Line).
- Tokyo Metro Open Tiket (1-day 600 yen)
Penggunaan tidak terbatas untuk 9 jalur Tokyo Metro dalam 1 hari tapi TIDAK untuk 4 jalur Toei, JR Yamanote Line, atau Yurikamome Line. Tiket bisa dibeli di vending machine manapun.
- Toei One-Day Economy (700 yen)
Penggunaan tidak terbatas untuk 4 jalur Toei dalam 1 hari tapi TIDAK untuk 9 jalur Tokyo Metro, JR Yamanote Line, atau Yurikamome Line. Tiket bisa dibeli di vending machine manapun.
- Toei and Metro One Day Economy (1000 yen)
Penggunaan tidak terbatas untuk 9 jalur Tokyo Metro dan 4 jalur Toei dalam 1 hari tapi TIDAK untuk JR Yamanote Line atau Yurikamome Line. Bisa dibeli di vending machine manapun.
- Tokyo Subway Ticket (1-day: 800 yen, 2-day: 1200 yen, 3-day: 1500 yen)
Sama seperti Toei and Metro One Day Economy, bisa digunakan untuk penggunaan tidak terbatas untuk 9 jalur Tokyo Metro dan 4 jalur Toei. Bedanya, Tokyo Subway Ticket khusus turis, diperlukan paspor untuk membelinya. Bisa dibeli di Haneda atau beberapa Metro Station besar seperti Shinjuku atau Shimbashi.
- Tokyo Free Kippu (aka Tokyo Tour Ticket, 1590 yen)
Penggunaan tidak terbatas untuk 9 jalur Tokyo Metro, 4 jalur Toei, dan kereta JR (JR Yamanote Line) dalam satu hari.

Dari semua daily pass tersebut, Tokyo Free Kippu memang yang paling sakti karena bisa digunakan untuk masuk ke Tokyo Metro Line, Toei Line, atau JR Yamanote Line, tapi harganya paling mahal dan sedikit berlebihan menurut saya.

Saya pribadi lebih menyarankan untuk memakai Tokyo Subway Ticket daripada Tokunai Pass atau Tokyo Free Kippu. Selain harganya lebih murah, juga menjangkau daerah Asakusa dan Roppongi yang tidak dilewati kereta JR. Rata-rata kereta di Jepang beroperasi dari pukul 05.30 – 24.00 (tidak 24 jam) sehingga selalu perhatikan kapan kereta terakhir beroperasi.




Transportasi di Kyoto
Selama di Kyoto, saya hanya dua kali menggunakan kereta. Satu kali dari Kyoto Station ke Fushimi Inari menggunakan JR Nara Line (140 yen) dan satu kali dari Kyoto Station ke Arashimaya menggunakan San-In-Line (240 yen). Selebihnya saya menggunakan Kyoto City Bus untuk transportasi dalam kotanya.

Tarif Kyoto City Bus flat 220 yen sekali jalan, atau bisa juga menggunakan Kyoto City Bus One Day Pass seharga 500 yen. Seluruh destinasi wisata di Kyoto sudah dilewati rute bus, kecuali Fushimi Inari (makanya saya kesana naik kereta).

Ada 3 bus andalan Kyoto : Raku Bus No. 100, Raku Bus No. 101, dan Raku Bus No. 102.
Rute Bus No. 100 : Kyoto Station - National Museum - Sanjusangendo Temple - Kiyomizudera Temple - Gion - Heianjingu Shrine - Ginkakuji Temple
Rute Bus No. 101 : Kyoto Station - Nijojo Castle - Kitano Tenmangu Shrine - Kinkakuji Temple - Daitokuji Temple - Kitaoji Bus Terminal
Rute Bus No. 102 : Ginkakuj Temple - Kyoto Imperial - Kitano Tenmangu Shrine - Kinkakuji Temple - Daitokuji Temple - Kitaoji Bus Termianal



Transportasi di Nara
Nara dapat ditempuh melalui perjalanan naik kereta selama 40 menit dari Osaka.
Untuk pergi ke Nara, naiklah subway menuju Tsuruhashi Station (Sennichimae Line).
Dari Tsuruhashi Station disambung naik Kintetsu Nara Line (490 yen) menuju Stasiun Nara.

Hampir seluruh destinasi wisata di Nara bisa dicapai dengan berjalan kaki jadi saya tidak mengeluarkan uang sama sekali untuk transportasi di Nara, kecuali tiket kereta Osaka – Nara.


Transportasi di Osaka
Subway merupakan pilihan terbaik untuk menjelajahi Osaka. Harga 1 day pass-nya 800 yen di weekdays atau 600 yen di weekend. Ada juga kereta JR dengan rute melingkar tapi sayangnya tidak banyak melewati destinasi favorit. Sama seperti di Tokyo, kereta di Osaka juga tidak beroperasi 24 jam. Kereta terakhir beroperasi sekitar pukul 23.30 – 24.00.

Jika berada di Osaka 2 hari, lebih baik menggunakan Osaka Amazing Pass (3000 yen untuk 2 hari). Di dalamnya sudah termasuk penggunaan tidak terbatas subway 2 hari, serta free-entrance untuk 28 tempat wisata berbayar di Osaka dan beberapa diskon special lainnya.



JR PASS (Shinkansen)
Menurut saya, pemakaian JR Pass hanya akan menguntungkan jika kita keluar-masuk Jepang lewat Tokyo dan memiliki rencana one day trip ke Kyoto dan Osaka. Karena kasus saya berbeda maka pembelian JR Pass dirasa kurang relevan dan tidak efesien dari segi harga.

Untuk transportasi antar kotanya, saya menggunakan Willer Bus dari Tokyo – Kyoto yang tiketnya dipesan online jauh-jauh hari dari Indonesia. Berangkat pukul 22.00 dari Shinjuku, tiba pukul 06.15 di Kyoto, lumayan bisa hemat ongkos penginapan 1 malam.

Karena saya penasaran mencoba naik Shinkansen, saya membeli tiket termurahnya, rute Kyoto – Osaka seharga 1420 yen. Perjalanan sejauh 43 km bisa dicapai hanya dalam 15 menit. Tiket Shinkansen bisa dibeli di vending machine Kyoto Terminal.


Hotel atau Hostel
Selama berada di Jepang, seluruhnya saya menginap di hostel.
Di Tokyo saya menginap di Khaosan World Asakusa
Di Kyoto saya menginap di J-Hoppers Kyoto
Di Osaka saya menginap di Tani-9 Backpacker

Tarif hostel yang saya pesan bekisar 250-300rb/orang. Hostelnya bersih, staffnya lancar berbahasa Inggris, dan paling penting, lokasinya dekat stasiun kereta.

 
Khaosan World Asakusa Bathroom (booking.com)

   
J-Hoppers Kyoto (booking.com)

  
Tani-9 Backpackers Osaka (booking.com)

Makanan
Untungnya taya tidak terlalu rewel untuk urusan makanan dan bukan termasuk orang yang cepat bosan terhadap 1 jenis makanan. Setiap pagi saya selalu mampir ke Family Mart, Lawson, 711, atau Circle K untuk sekedar membeli sarapan onigiri, donat, atau bakpao. Barulah siang dan malamnya saya makan di restoran dengan tariff bekisar 700-1200 yen. Untuk minuman, biasanya sudah disiapkan air putih/ocha gratis.

Tempura
Beef Bowl
Okonomiyaki

Oleh-Oleh
Selain magnet dan gantungan kunci (300 – 800 yen) sebagai oleh-oleh standar, bisa juga memberi kendama (gasing khas jepang), kipas tangan lipat, atau payung dengan ornamen Jepang. Saya pribadi lebih senang membeli pocky green tea, kitkat, teh hijau, sake, mochi, atau Tokyo banana tree sebagai oleh-oleh. Harganya juga tidak terlalu mahal, kitkat green tea isi 12 hanya 230 yen di Dotonburi, Osaka.


@williamkellye

3 komentar:

  1. Hi, mau tanya ya. Tokyo Subway Ticket tidak bisa digunakan di yamanote line ya? Susah ga ya, berhubung semua station besar ada di yamanote line. Thanks in advance :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tokyo subway tidak bisa dipakai untuk yamanote line karena beda perusahaan. Tapi dengan tokyo subway sudah bisa mencapai semua destinasi wisata di Tokyo. Sedangkan kalau yamanote line sendiri tidak mencakup area Roppongi dan Asakusa. Jadi kalau menurut saya tokyo subway lebih sakti dan lebih efisien daripada yamanote

      Hapus
  2. Thanks for sharing.. yuk bagi yang minat order tasnya, Sebelum kehabisan model2 yg lagi update,bisa kunjungi katalog kita di pabrik tas kita,..
    toko tas kita menyediakan banyak model tas cewek, tas kantor yang bisa di pilih-pilih, pemesanan bisa partai besar maupun kecil dengan harga relatif murah

    NB : HATI2 DI PABRIK TAS JOGJA INI BANYAK TAS2 BAGUS dan KECE !!!

    Thank's.

    BalasHapus