Selasa, 10 Mei 2016

Jalan - Jalan di Nara, Jepang

Kalau kebetulan sedang berada di Osaka, sayang kalau tidak sekalian mampir ke Nara. Terletak 40 km sebelah timur Osaka, Nara dulunya merupakan ibu kota Jepang yang pertama sebelum Tokyo dan Kyoto. Tak heran jika terdapat 8 UNESCO World Heritage Site berdiri megah disana, nomor 2 paling banyak setelah Kyoto.

Akses menuju Nara terbilang mudah. Dari stasiun Subway Tsuruhashi (Sennichimae Line), Osaka, tinggal naik Kintetsu Nara Line tujuan JR Nara Station setelah membayar 490 yen. Lama perjalanannya kira-kira sekitar 40 menit.

Begitu tiba di Nara, suasana Jepang tempo dulu langsung kental terasa. Dan hanya dengan berjalan kaki 10 menit dari stasiun, kita sudah tiba di Kohfukuji Temple, salah satu dari 8 UNESCO World Heritage Site yang ada di Nara. Dibangun pada Abad ke 7, Kohfukuji Temple pernah terbakar sampai 5 kali sebelum akhirnya di rekonstruksi ulang pada tahun 1426 menjadi bangunan sekarang. Pagoda 5 lantai yang berada dalam kompleks kuil selain menjadi bangunan pagoda nomor 2 tertinggi di Jepang, juga merupakan ikon dari Nara.

Pagoda 5 lantai di Kohfukuji Temple
Kohfukuji Temple
Pohon sakura di Nara Park
Pohon Sakuran di Nara Park
Dari Kohfukuji Temple, tempat lain yang mesti dikunjungi adalah Todaiji Temple. Untuk kesananya tinggal berjalan kaki sambil melewati Nara Park yang dihuni ribuan rusa. Konon katanya rusa di Nara bisa “membungkuk” demi mendapat biskuit rusa (Shika Senbei) dari para turis. Oleh masyarakat setempat, rusa disana dipercaya sebagai “Messenger of God” sehingga keberadaannya dikramatkan.

Rusa jinak di Nara Park
Rusa di Nara Park

Rusa jinak di Nara Park



Setelah melewati Nara Park, barulah sampai di Todaiji Temple. Todaiji Temple sendiri merupakan salah satu bangunan paling terkenal di Jepang yang kepopulerannya bisa disandingkan dengan Gunung Fuji di Tokyo atau Kiyomizudera Temple di Kyoto. Dibangun pada Abad ke 8, bangunan ini juga sempat 2x terbakar lalu dibangun ulang 2/3 dari ukuran aslinya. Meski demikian, Todaiji Temple tetap menjadi bangunan berstruktur kayu terbesar di dunia. Bagian favorit saya dari kompleks kuil adalah Daibutsuden, sebuah ruangan dengan Patung Buddha perunggu setinggi 15 meter, juga merupakan patung perunggu terbesar di dunia.

Todaiji Temple
Todaiji Temple
Daibutsuden. Patung Buddha perunggu terbesar 
Todaiji Temple
Todaiji Temple
Sayangnya saya hanya 1 hari berada di Nara jadi hanya bisa mengunjungi 2 dari 8 UNESCO World Heritage Site disana. Tetapi itu cukup untuk memberi gambaran menyeluruh serta memberi kesan mendalam mengenai Nara, salah satu kota paling favorit saya di Jepang.

Jalanan di Nara
Bunga Sakura di sepanjang jalan
Green tea ice cream 


@williamkellye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar