Senin, 17 Oktober 2016

Karimun Jawa, Sepenggal Surga di Utara Laut Jawa

Karimun Jawa - Siapa yang tidak kenal si cantik di utara Laut Jawa ini. Sebuah gugusan pulau terbaik yang pamornya tidak kalah dari Bali dan salah satu destinasi paling favorit bagi sebagian besar orang untuk berlibur di akhir pekan.

Terletak di lepas pantai 83 km dari Jepara, akses menuju Karimun Jawa tidaklah sulit. Setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu terdapat Kapal Siginjai yang berangkat dari Pelabuhan Kartini di Jepara dengan lama tempuh sekitar 5 jam perjalanan. Sedangkan kapal Express Bahari beroperasi setiap hari Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat dengan lama perjalanan lebih singkat, yakni hanya 2 jam perjalanan. Tapi jika ingin lebih cepat sampai, bisa naik Pesawat Susi Air dari Bandara Juanda di Surabaya atau Bandara Achmad Yani di Semarang.

Setiap kunjungan di Karimun Jawa pasti tidak akan lengkap bila belum menjajal keindahan bawah lautnya. Hanya dengan snorkeling saja sudah bisa melihat hamparan terumbu karang cantik bewarna-warni serta beragam jenis ikan karang berenang bebas. Ditambah dengan baiknya visibilitas dan beningnya perairan disana, seakan sedang berenang di akuarium SeaWorld raksasa. Paling tidak terdapat 4 snorkeling spot yang harus didatangi saat berada di Karimun Jawa, yaitu di Pulau Kecil, Pulau Tengah, Pulau Cemara Kecil, dan Pulau Menjangan Kecil.

Snorkeling di Karimun Jawa

Jika suka kegiatan ekstrim menguji nyali dan menantang keberanian, bisa dicoba untuk berenang bersama hiu. Tidak perlu repot sampai menyelam segala karena di Karimun Jawa terdapat 2 buah kolam sedalam 1.5 meter yang dihuni puluhan ekor hiu sirip hitam remaja. Meski katanya hiu disana sudah terbiasa dengan keberadaan manusia tapi tetap saja dibutuhkan keberanian tidak sedikit untuk sekedar merasakan sensasi berenang bersama hiu.

Berenang bersama hiu

Banyak yang bilang kalau Karimun Jawa itu Maldives-nya Indonesia. Bukan tanpa sebab, hamparan pasir pantainya yang putih halus bak bedak bayi, lalu dikombinasikan dengan perairan dangkal hijau toska dan biru tua laut dalam, benar-benar persis seperti di Maldives. Siapa yang bisa menahan godaan untuk tidak segera menceburkan diri di pantainya yang tidak berombak atau sekedar bersantai menikmati hari di bawah rimbunan pohon kelapa tak jauh dari bibir pantainya.

Karimun Jawa, Maldives-nya Indonesia

Aktifitas lain yang tidak boleh terlewat adalah melihat sunrise dan sunset. Ada begitu banyak spot yang bisa dipilih di sepanjang sisi barat dan timur pulau. Namun spot paling populer ada di Pantai Ujung Gelam untuk menikmati sunset sedangkan di Pantai Nirwana untuk sunrise. Tidak rugi rasanya harus bangun terlalu pagi atau sampai terlambat kembali ke penginapan demi bisa menikmati saat-saat ketika moment golden hours berlangsung.

Sunrise di Karimun Jawa

Walaupun Karimun Jawa identik dengan keindahan pantai dan bawah lautnya, tapi daratan pulaunya juga menarik untuk dijelajahi. Terdiri dari bukit-bukit tinggi, hutan belantara, hingga daerah konservasi hutan bakau. Bahkan dari salah satu puncak tertingginya (view point) dapat terlihat pemandangan spektakuler hamparan hutan hijau yang tampak menyatu dengan gradasi biru laut khas Karimun Jawa. Dan semua keindahan itu akan membuat siapapun setuju jika Karimun Jawa adalah sepenggal surga di utara Laut Jawa.

Bukit Cinta di Karimun Jawa

Instagram : @williamkellye

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @VisitJawaTengah (www.twitter.com/visitjawatengah) #BlogJateng2016 #JatengGayeng

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ENGLISH VERSION

Karimun Jawa, a Piece of Heaven in North Java Sea

Karimun Jawa is still my favorite weekend getaway from Jakarta by far. Some people might think the access to this hidden paradise is quite hard, but hey, it’s easy though. Bus run daily from Jakarta to Jepara every night, so does the train to Semarang. Either way, you will arrive early in the morning, just enough time to catch the first Ferry or Fast Boat to the island.

Personally, I would prefer taking Bus to Jepara since it’s more comfortable and the Bus Station is just around the corner of the Pelabuhan Kartini. More convenient way, there is Susi Air departs from Semarang or Surabaya to Karimun Jawa, every Thursday and Friday.

Karimun Jawa, Indonesia

What to do on the island:
- Snorkeling, oh you must be amazed by the underwater beauty of Karimun Jawa. A lot of fish, healthy yet colorful corals, and really good visibility. November and December are the best months to visit the island as the weather is pretty nice. Avoid January when most of the trip in/out the island cancelled due to bad weather.
- Do "Art of Doing Nothing" on their white sand beaches, also famously known as Maldives from the east, then enjoy the spectacular view of turquoise and blue color Karimun Jawa ocean
- Swimming with the sharks *if only you have the gut. Believe me, it's not as easy as it looks. But after you swim with them for a while, your fear will be disappear and only fun remain.
- Simply enjoy the breathtaking sunrise and the sunset, then relax your mind. There is nothing like a beautiful sunset to end a lovely day.
- Rent a motor bike, then explore the island. Karimun Jawa isn’t merely a beach, you may also find hills, hidden tropical forests, to mangrove conservation areas. And the view from top of the hill is just spectacular.
- Last but not least, Be culinary adventurous, try local food on its daily "pop up" night street market.


Instagram : @williamkellye

1 komentar: